Postingan

Pemerintah AS Siagakan 8.500 Personil Tentara, Siap Bantu Menolong Ukraina

Jakarta -  Militer Amerika Serikat (AS) pada Senin menyiagakan 8.500 pasukan yang siap dikerahkan ke Eropa jika diperlukan, di tengah ketegangan Ukraina dan Rusia setelah Rusia menempatkan pasukannya di dekat perbatasan Ukraina. Walaupun keputusan ini tidak memperkuat dukungan AS untuk Ukraina, yang bukan anggota NATO , ini menunjukkan meningkatnya persiapan NATO atas apa yang diyakini Washington dan Kyiv bahwa langkah Rusia menggerakkan pasukannya dianggap sebagai potensi invasi ke Ukraina. Juru bicara Pentagon, John Kirby menyampaikan, 8.500 pasukan AS diinformasikan terkait perintah siap dikerahkan sehingga mereka bisa mengisi barisan pasukan respon cepat NATO, jika aliansi memanggil mereka untuk bertugas. Tetapi Kirby menekankan, Menteri Pertahanan AS juga menginginkan jumlah pasukan yang tidak ditentukan jumlahnya "siap untuk kemungkinan lain juga." "Apa yang terjadi sekarang adalah membuat mereka siap dengan hambatan yang lebih singkat," jelas Kirby dalam jump

Ada Sekitar Puluhan Negara Miskin yang Menolak 100 Juta Vaksin Karena Hampir Kadeluwarsa

Jakarta -  Sejumlah negara miskin bulan lalu menolak lebih dari 100 juta dosis vaksin Covid-19 yang didistribusikan melalui program COVAX global. Utamanya penolakan ini karena tanggal kedaluwarsa mereka yang cepat. Demikian disampaikan pejabat UNICEF pada Kamis. Hal ini menunjukkan sulitnya memvaksinasi dunia terlepas dari meningkatnya pasokan vaksin, di mana COVAX segera mengirim 1 miliar dosis ke overall hampir 150 negara. "Lebih dari 100 juta telah ditolak di bulan Desember saja," jelas Direktur Divisi Pasokan UNICEF, Etleva Kadilli kepada anggota parlemen di Parlemen Uni Eropa, dikutip dari Reuters, Jumat (14/1). Alasan utama penolakan adalah pengiriman vaksin tersebut memiliki masa penyimpanan yang singkat. Kadilli menyampaikan, negara-negara miskin juga terpaksa menunda pasokan vaksin karena mereka tidak punya fasilitas penyimpanan yang cukup, termasuk kekurangan lemari pendingin untuk vaksin. Banyak negara juga menghadapi keraguan vaksin yang tinggi dan sistem kesehat

Eropa Dihantui Badai Varian Omicron Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Jakarta -  Badan Kesehatan Dunia (WHO) kemarin menyerukan warga dunia untuk membatalkan sejumlah acara liburan jelang Natal dan Tahun Baru karena merebaknya varian Omicron Covid-19, terutama di Eropa. Varian Omicron menyebar lebih cepat dari varian Delta yang bisa menulari orang yang sudah divaksin penuh atau mereka yang sudah sembuh dari Covid-19, kata WHO dua hari lalu. "Dengan kasus yang terus melonjak, semua sistem kesehatan akan kewalahan," kata kepala ilmuwan WHO Soumya Swaminathan kepada wartawan di Jenewa, Swiss, seperti dilansir laman France24, Selasa (22/12). Menurut dia juga kurang bijak untuk menyimpulkan Omicron sebagai varian yang lebih ringan dari varian lain hanya berdasarkan bukti awal. Sejak muncul akhir bulan lalu, Omicron sudah terdeteksi di sedikitnya 38 dari 53 negara Eropa dan sudah menjadi varian dominan di beberapa negara seperti Denmark, Portugal, dan Inggris. "Kita melihat ada badai yang akan menerpa," kata Kepala WHO Wilayah Eropa Hans K

Pemerintah China Laporkan Kasus Pertama Varian Omicron

Jakarta -  China mendeteksi kasus pertama varian Omicron setelah otoritas kesehatan di Kota Tianjin mengidentifikasi varian terbaru infection corona itu dari seorang pendatang yang berasal dari luar negeri pada 9 Desember. Demikian dilaporkan media pemerintah kemarin. Orang yang tertular varian Omicron itu diketahui tidak memperlihatkan gejala atau asimtomatik. Hasil pengurutan genome yang diamati Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular China memastikan itu varian Omicron, kata media pemerintah, seperti dilansir laman CNN, Selasa (14/12). Orang yang tertular varian Omicron itu kini sudah menjalani isolasi di rumah sakit. Munculnya varian Omicron yang sangat mudah menular membuat dunia waspada dan sejumlah negara menerapkan larangan bepergian. Sejauh ini varian Omicron sudah menyebar ke lebih dari 50 negara sejak pertama kali dideteksi di Afrika Selatan bulan lalu. Masih banyak yang belum diketahui dari varian Omicron ini. Ilmuwan menyebut infection ini jadi lebih menular da

Sekjen PBB Antonio Guterres Melakukan Karantina Mandiri Setelah Terpapar Covid-19

Jakarta -  Sekjen PBB, Antonio Guterres terpapar virus corona pada Selasa (7/12) dari seorang pejabat PBB dan melakukan isolasi mandiri selama beberapa hari ke depan. Hal ini disampaikan sumber diplomatik. Menurut sumber tersebut kepada AFP, Guterres (72) membatalkan beberapa agendanya. Guterres sedianya akan menjadi tamu kehormatan dalam Asosiasi Pers PBB di acara tahunannya di Manhataan pada Rabu. Pada Kamis, Guterres dijadwalkan menghadiri rapat Dewan Keamanan PBB membahas tantangan terorisme dan perubahan iklim, yang dipimpin Presiden Niger, Mohamed Bazoum. Bazoum, yang negaranya saat ini menjadi ketua presidensi Dewan Keamanan PBB, tiba di New York pada Selasa dan diperkirakan berada di sana sampai akhir pekan, ketika dia lanjut menuju Washington. Juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, menolak mengomentari kondisi Guterres saat ini. Dilansir Network Information Asia, Rabu (8/12), Dujarric mengindikasikan beberapa hari lalu Guterres baru saja menerima dosis ketiga vaksin Covid-1

Keluarga dan Kuasa Hukum Jerinx Mengajukan Permohonan Penangguhan Penahanan Kepada Kejaksaan Negeri Jakpus

Jakarta -  Keluarga dan kuasa hukum I Gede Ari Astina alias Jerinx resmi mengajukan permohonan penangguhan penahanan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat. Ada tiga surat yang disampaikan ke Kejari Jakarta Pusat, dari I Wayan Arjono yang merupakan Ayah Jerinx, dar Nora istri Jerinx dan penasihat hukum. "Seluruh surat itu pada intinya mohon agar pihak kejaksaan memberikan penangguhan penahanan atau pengalihan penahanan," kata I Wayan Gendo Suardana, kuasa hukum Jerinx, Kamis (2/12). Alasan penangguhan penahanan karena Jerinx tulang punggung keluarga. Selain itu, Jerinx disebut aktif dalam kegiatan sosial termasuk bagi pangan selama pandemi, dan menjadi duta BNN. "Sehingga, jika ditahan akan menghambat pengabdian dia melakukan sosialisasi," katanya. Selain itu, Jerinx dinilai keluarga koperatif selama menjalani kasus hukum dan bukti-bukti sudah di tangan kejaksaan. "Oleh karenanya secara subyektif penahanan dapat ditangguhkan. Harapan kami, agar kejaksaan da

Pemerintah Belanda Menemukan Adanya 85 Pemumpang Pesawat dari Afrika Selatan Positif Covid-19

Amsterdam -  Otoritas kesehatan Belanda menyampaikan adanya kemungkinan 85 peumpang dari dua penerbangan asal Afrika Selatan positif COVID-19. Kedua penerbangan ini membawa sekitar 600 penumpang dari Cape Community dan Johannesburg, lalu tiba di Bandara Schipol Amsterdam dengan maskapai KLM, Jumat (26/11) kemarin. Diberitakan Reuters, Sabtu (27/11), saat ini otoritas terkait tengah melakukan pengujian lebih lanjut untuk melihat apakah ada penumpang yang terinfeksi varian corona baru B.1.1.529 atau Omicron. "Wisatawan dengan hasil tes positif akan ditempatkan dalam isolasi di sebuah resort di dekat Schipol," kata otoritas kesehatan Belanda. "Dari hasil tes positif, kami sedang meneliti secepat mungkin apakah [penumpang positif terinfeksi] varian baru yang bernama Omicron," lanjut mereka. Bahkan, penumpang pesawat sampai harus menunggu berjam-jam di landasan sebelum akhirnya dilakukan pengujian karena kekhawatiran varian baru tersebut. "Tepuk tangan meriah karen